Agar Pasangan Kamu Tidak Selingkuh, Begini Cara Ampuh Mengatasinya

cara-mengatasi-pasangan-selingkuh

RiauOnline.id – Kata ‘Selingkuh’ merupakah satu kata yang paling dibenci dalam sebuah hubungan. Selingkuh menjadi musuh dalam sebuah kesetiaan antara mereka yang sedang memadu kasih, bahkan dalam lingkup mereka yang sudah berkeluarga.

...Apa asyiknya sih selingkuh?...

Sekilas terdengar aneh dan selingkuh menjadi hal memalukan jika terjadi dalam sebuah keluarga plus mertua dan tetangga tahu, jadi heboh dech!

Parahnya,

Sang istri yang sedang sibuk mempersiapkan makan malam buat suami tercinta dan ternyata sang suami malah asikan makan malam bersama ‘teman dekat’ diluaran sana.

Miris nggak...?

Sedari tadi istri memikirkan mau buat menu apa buat makan malam sang suami? Sibuk-sibuk belanja ke pasar, kelimpungan dengan sang buah hati menangis, dan bla...bla...

Eeh, malah sang suami sedang makan malam mesra bersama wanita lain diluar sana.

Catatan dari seorang Seksolog bernama Prof Dr Wimpie Pangkahila pada "Seminar Pra-Nikah" di Hotel Patra Jasa Semarang, menjelaskan beberapa hal yang menyebabkan perselingkuhan terjadi.

Beliau mengatakan,

Para lelaki sudah jemu dengan istri, dia merasa sudah tidak mendapatkan apa yang diinginkan dari sang istri, merasa kesepian, hanya ingin mencoba saja, tidak  terangsang atau tidak berdaya di depan istri, karena disuguhi teman atau dalam perjalanan tugas/dinas.

Sedangkan dari pihak istri, berselingkuh karena merasa tidak puas dalam kehidupan seksual dengan suami dirumah, mengalami masalah di luar seksual dengan suami, kesepian, jemu dan menginginkan materi yang lebih dari pasangan gelapnya dan hal-hal lainnya.

“...Masalah Seksualitas...”

Ini terdengan tak lazim namun realita adanya, sang suami mulai mengeluh dengan kondisi seksualitas sang istri yang tak sesuai dengan hasrat dan keinginannya, sang istri lebih pasaif dalam menghadapi sang suaminya.

Adanya komunikasi sek yang kurang baik antara Istri dan suami ini menjadi suasana sek mereka tak seperti keinginan mereka. Sang suami tak mengutarakan apa yang menjadi keinginannyadan sang istri malu merasa malu bertanya tentang apa yang harus dilakukannya kala diatas ranjang.

Bayangin aja...

Sebenarnya, hal ini harus dikomunikasikan secara baik. Entah itu melalui komunikasi verbal ataupun komunikasi nonverbal. Jika komunikasi berjalan dengan baik maka rasa kecewa itu tidak akan terjadi.

Ketidakpuasan ini kadangkala menimbulkan rasa kecewa yang dipendam sang istri ataupun suami.

Sangat merugikan...

Adakalanya istri memendam kecewa tanpa diketahui pasangan, semakin memuncak dan menimbulkan ketegangan dalam hubungan perkawinan.

Wimpie menjelaskan, tiadanya komunikasi seksual seringkali merugikan dan biasanya diperberat oleh pandangan umum yang menganggap tabu membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan seks.

Komunikasi dapat dilakukan secara verbal melalui kata-kata dan suara dan nonverbal dengan pandangan, sentuhan atau perbuatan.

Tidak serta merta membawa hasil bagus, melainkan sebagai proses belajar, apalagi cuma dilakukan sekali. Ini harus dilakukan terus menerus sampai timbul saling memahami kehidupan seksual masing-masing.

Beberapa cara di bawah ini boleh dianggap tindakan terbaik dan terpuji demi menghindarkan pasangan dari deviasi seksual,

"Ingatlah selalu bahwa  kualitas hubungan seksual sangat ditentukan oleh apa yang terjadi sebelumnya. Keakraban dan kemesraan pasangan sangat penting artinya,  oleh karenanya wajib dipelihara dan dipertahankan bersama."

Jangan mengandalkan mukjizat dari obat dan unsur kimia tanpa indikasi   yang jelas atau petunjuk tenaga ahli. Beberapa jenis obat dapat  menimbulkan gangguan fungsi seksual. Pelihara dan jaga kesehatan secara umum agar tidak terkena penyakit atau gangguan yang mempengarui fungsi seksual.

Berbicaralah tentang seksualitas secara terbuka dengan istri atau suami. Ketertutupan terhadap pasangan lebih sering menghambat kehidupan seks yang harmonis, juga berakibat tidak terungkapnya masalah seksual yang ada.

...Hindari Rutinitas...

Usahakan mempunyai waktu teratur untuk dapat bersama dengan pasangannya. Hindari rutinitas hubungan seks. Banyak pasangan mengalami ketidakpuasaan seksual karena jemu akibat kontak seksual yang monoton.

Bisa dilakukan dengan mengubah suasana kamar, memperhatikan penampilan fisik, misalnya memakai aroma wangi yang berbeda atau sedikit pesolek. Tidak membiarkan salah satu  bersikap  aktif sementara pasangannya terus-menerus pasif. Mengubah posisi dan ransangan pendahuluan juga sangat membantu.

Jangan membawa kemarahan atau kejengkelan ke dalam kamar tidur. Marah dan jengkel mencerminkan suasana hati yang tidak mendukung tercapainya hubungan seksual yang memuaskan. Juga jangan bermimipi masalah seksual hilang dengan sendirinya. Segeralah konsultasi dengan tenaga ahli agar dapat diatasi secara benar dan bertanggung jawab. (AngZila)

Post a Comment

Previous Post Next Post